hikmah

Pemimpin: Tak Membawa Apa-apa dan Bicara Makna

Lagak seorang pemimpin itu tidak membawa apa-apa. Dengan kata lain bahwa ajudan, staf, atau cantrik-cantriknya siap menjinjing keperluan. Itu data permulaan. Kepemimpinan apa pun, di mana pun, siapa pun, dan hingga kapan pun. Hampir sama beda-beda tipis saja. Dalam dunia militer, misalnya atau sejenisnya –komandan– ialah figur pimpinan. Di level dan strata mana saja. Demikian […]

Pemimpin: Tak Membawa Apa-apa dan Bicara Makna Read More »

Dicari: Orang Kreatif

Sebuah perusahaan di Amerika menyeleksi calon karyawannya dengan cara yang unik, yaitu dengan mengajukan sebuah pertanyaan yang membutuhkan kreativitas dalam menjawabnya. Bila jawabannya dianggap benar, ia akan langsung diterima di perusahaan tersebut. Situasinya adalah seperti ini: Anda sedang mengendarai mobil yang hanya cukup untuk dua orang penumpang saja di tengah badai yang hebat. Mobil Anda

Dicari: Orang Kreatif Read More »

Wajah Lain Pesantren

Jakarta(majalah.tempointeraktif.com –kurnia) Pondok pesantren tak hanya mengajarkan agama, tapi juga bisnis. Sebagian lagi menjadi pelopor pemberdayaan masyarakat sekitarnya. Inilah fikih sosial mereka.PESANTREN dan terorisme. Dua kata ini kerap dikait-kaitkan saat aksi terorisme mewabah di Indonesia belakangan ini. Harap maklum, sebagian besar pelaku dan tersangka tindak kejahatan itu memang alumni pondok pesantren.”Stigmatisasi terhadap pesantren saat ini

Wajah Lain Pesantren Read More »

Bersikap tidak profesional dalam mendidik.

Profesional. Di dunia modern seperti ini, segala sesuatu harus dilakukan secara profesional. Pekerjaan tertentu diserahkan kepada profesi dan ahlinya. Tidak terkecuali di bidang pendidikan. Sebut saja Sekolah Internasional Dwi Warna di Parung misalnya. Mereka adalah salah satu contoh sekolah yang bisa dibilang menjunjung tinggi profesionalitas dalam manajemen pendidikan mereka. Administratur dipilih dari mereka yang memang

Bersikap tidak profesional dalam mendidik. Read More »

Arrohatu fil Jannah

“Arrohatu fil jannah”, waktu istirahat adanya di Surga, kira-kira begitulah artinya ungkapan yang kudengar dari salah satu kawanku, Fatori. Terhenyak aku mendengarnya. Simpel, namun dalam. Penuh pergerakan. Perjuangan. Effektif. Ntah dari mana dia mendengar ungkapan itu, perkiraan awalku, ia mungkin mendengarnya dari para Mujahid di Poso sana tempat ia sempat mengabdi, tapi setelah ku confirm,

Arrohatu fil Jannah Read More »

Investor Akhirat

Bayangkan anda memiliki 5 hektar tanah di bilangan Jakarta. Ya. LIMA hektar tanah DI Jakarta. Kira-kira, apa yang anda lakukan dengannya? Bangun Real estate? Kota mandiri? Mall? Kerjasama dengan developer? Jual saja dan beli rumah di kawasan elite Singapore? Atau bagi-bagi sajalah ke anak cucu jika anda seorang betawi. Bisa dipastikan apapun pilihannya, pastinya yang

Investor Akhirat Read More »

Give, not take

Terhenyak diriku mendengar kalimat Pri GS dalam program refleksi di Smart FM semalam.. Ciri-ciri orang besar adalah SIBUK mengurus kepentingan ORANG LAIN.. kalimat itu begitu menghujam di benakku. Adakah manusia-manusia berjiwa besar di zaman seperti ini? Kuharap.. Allahumma’jalnaa min ‘ahlillkhoir.. Khoirunnasi llazii ‘anfa’uhum linnaas..

Give, not take Read More »

Singkong vs Wall Street

Hari-hari setelah Ied Fitri tahun ini menjadi sedikit menarik. Tak sabar kutunggu berita setiap harinya. Tidak hanya berita mudik macet rutin tapi rasa penasaran akan bagaimana Resesi Global yang terjadi akan berakhir menjadi sumbernya. Menarik melihat bagaimana AS yang begitu digdaya justru ironically menjadi sumber dari Resesi Ekonomi Global. Negara biang ekonomi kapitalis dimana dewa-dewa

Singkong vs Wall Street Read More »

Runtuhnya Loyalitas Kiai Pesantren

Sebuah kritik yang mungkin bisa kita ambil sebagai cermin.. oleh Nasrulloh Afandi imageAkhir-akhir ini, para kiai pengasuh pondok pesantren–selanjutnya disebut kiai pesantren–, tidak lagi menyatu denganmasyarakat, “sengaja” jaga jarak, tidak mau tau terhadap aktivitaskeagamaan masyarakat sekitarnya(di luar pesantren), terlena denganinstitusi pesantren yang “dikuasainya” saja. Resikonya, kiai pesantren bukan lagi dari dan untuk(tumpuan pokok)masyarakat, terang-terangan “mencampakkan”

Runtuhnya Loyalitas Kiai Pesantren Read More »

Smile=Sadaqoh

Dalam ajaran Islam, bersodaqohohlah walau hanya dengan tersenyum. Now, it’s surprising sometime what can be found in society. Ternyata ada beberapa masyarakat yang baru belajar tersenyum! hehe2.. berikut ini ane copy paste salah satu grup yg ada di facebook. Lucunya, masyarakat mereka sendiri ternyata jenuh dengan orang budaya Briton yg ga pernah senyum n bersikap

Smile=Sadaqoh Read More »